KPU rampungkan rekapitulasi suara Pilpres
Kamis, 23
Juli 2009
Media Centre
KPU
Jakarta,
mediacenter.kpu.go.id-
Hari ini
(23/7) Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merampungkan rekapitulasi suara
pemilihan presiden/wakil presiden (Pilpres) 2009. Rekapitulasi ini diselesaikan
dalam waktu dua hari.
Meski tidak dihadiri oleh saksi dari pasangan nomor urut 1 (Megawati-Prabowo)
dan saksi pasangan nomor urut 3 (JK-Wiranto), jalannya sidang yang sempat diskor
karena protes dari pasangan nomor urut 3, tetap berjalan sesuai dengan jadwal
yang telah ditetapkan.
Saksi pasangan nomor urut 3 sempat mengikuti sidang. Tapi pada saat pembacaan
hasil rekapitulasi suara dari provinsi Jawa Tengah, saksi pasangan nomor urut 3
mengajukan keberatan soal DPT. Karena keberatannya tidak ditanggapi, saksi
pasangan nomor 3, Chairuman Harahap tidak puas dan langsung walk out. Aksi walk
out ini diikuti oleh saksi pasangan nomor urut I, Arief Wibowo yang memang sejak
awal tidak masuk ruangan. Pada pukul 16.30, saksi pasangan nomor urut tiga,
kembali masuk ruangan pleno. Namun, tujuannya bukan lagi mengikut rapat pleno,
melainkan hanya menyampaikan nota keberatan dari pasangan nomor urut tiga.
Intinya, surat tersebut meminta agar KPU tidak melanjutkan rapat rekapitulasi
penghitungan suara.
Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary menerima dengan baik nota keberatan tersebut.
Namun menurutnya, keberatan-keberatan tidak bisa dijadikan alasan yang kuat bagi
KPU untuk menghentikan jalannya rapat pleno. Karena itu, sesuai kesepakatan
peserta, rapat pleno rekapitulasi tetap dilanjutkan.
Hari terakhir ini dibacakan rekapitulasi suara dari provinsi Jawa Tengah,
Sulawesi Tengah, Banten, NTB, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, Maluku
Utara, Maluku, NTT, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Kalimantan
Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat,
Papua, dan Papua Barat. Dibacakan juga rekapitulasi suara dari 117 perwakilan
luar negeri.
Berikut hasil rapat pleno tersebut:
|
No.
Urut |
Pasangan |
Perolehan Suara (%) |
|
1 |
Megawati-Prabowo |
32.548.105 (26,79%) |
|
2 |
Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono |
73.874.562 (60,80%) |
|
3 |
Jusuf Kala-Wiranto |
15.081.814 (12.41%) |
|
Total suara sah |
121.504.481 (100%) |
|